Ma(d)sTah: a short journey in my life

my own review to this blog…

Posted in Self-Improvement by Ahmad Ridwan on May 21st, 2008

Hmm… sudah 5 bulan sejak refleksi terakhir untuk membenahi blog ini, sepertinya belum banyak perubahan berarti (yang membawa manfaat) yang telah saya lakukan. Malahan, seingat saya sudah dua kali saya sempat berniat menutup blog ini.
Akhirnya… kali ini saya benar-benar (?) memutuskan ‘tuk berhenti dulu nge-blog. Kapan-kapan kalo berubah pikiran lagi (he…he…), barulah saya akan kembali menulis di sini.

Terima kasih untuk teman-teman yang telah berkunjung, semoga ada manfaat yang bisa diambil dari tulisan di blog ini, mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dari saya. Untuk sekarang hingga waktu yang tidak ditentukan, saya akan lebih memfokuskan diri mengurus situs/blog komunitas 102FM ITB (Fisikawan Muda / FisikaMania), selain juga masalah tugas akhir (yang gak beres-beres), serta kelanjutan sekolah. Tapi Insya Allah, kalau ada yang berkunjung ke sini dan menyampaikan sesuatu hal, saya akan usahakan untuk menanggapinya.

Supaya Anda tidak kebingungan seandainya masih mau lihat-lihat arsip tulisan saya (mana yang kira-kira berguna dan mana yang kira-kira sampah), berikut adalah hasil penilaian saya sendiri:

Bandung, 15 JumadilUla 1429H
A.R.T. Nugraha

Nice Black & White Style for PCLinux Gnome

Posted in FreeWare, Freedom... by Ahmad Ridwan on May 11th, 2008

I have changed the default desktop of PCLinuxOS, i.e. KDE, into Gnome desktop environment. At first, it didn’t give much impression to me since it only included several software which I really need. In addition, the desktop look was too plain.

Fortunately, the Gnome desktop is highly cuztomizable and it also uses a few resources of the computer. Indeed, PCLinuxOS package manager (Synaptic) is very easy to use, so I can simply update and add more software to my computer. I suggest you to try it (PCLinuxOS Gnome Edition) instead of playing with the “old” default KDE.

(more…)

Taman Kucing (kitten garden?)

Posted in Self-Improvement by Ahmad Ridwan on May 8th, 2008

Kucing itu lucu, dan saya termasuk pecinta kucing sejak (saya) lahir.
Sekarang saya punya 6 kucing yang dipelihara secara “tidak resmi”, alias “mulung” dari jalan. Kalau dipikir-pikir, ternyata rumah orangtua saya sangat cocok menjadi habitat kucing-kucing liar (tapi tentu bukan yang jenis felis tigris dkk, hanya untuk felis domesticus). Kebun dengan pepohonan rindang menjadi tempat bermain yang sangat menyenangkan bagi mereka.

Berikut momen-momen yang saya anggap paling lucu tentang mereka.

  1. Waktu makan:
    si Ibu mengalah…

    wah, ada yang rebutan…

    Liat lanjutannya, dong…